Gelar Musrembang, Lurah Siantan Hulu : Harap Terealisasi 50 Persen Usulan Masyarakat

Musrenbang Kelurahan Siantan Hulu. (Ist)

PONTIANAK, BERITABORNEO.ID – Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) RKPD 2024. Selasa, (17/1/24)

Acara tersebut dihadiri Camat Pontianak Utara, Dini Eka Wahyuni. Selain itu hadi pula para Anggota DPRD Kota Pontianak Dapil Pontianak Utara.

Muliawan Lurah Siantan Hulu, mengatakan dirinya berharap dari hasil musrenbang kali ini setidaknya 50 persen diantaranya dapat terealisasi.

Ia juga menjelaskan hasil-hasil Musrenbang ini adalah usulan yang berdasarkan keluhan-keluhan langsung dari masyarakat dan harus diprioritaskan.

Baca Juga : Cegah Hoaks Isu Politik Lewat medsos, Ini Kata Mantan Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri

“Musrenbang kali ini kalau dapat harus direalisasikan minimal 50 persen dari usulan masyarakat itu,” ujarnya.

Ia mengatakan perlu adanya koordinasi dan kerjasama antar instansi terkait dalam merealisasikan hasil Musrenbang kali ini.

“Yang lalu realisasinya kita hanya sekian persen. Mungkin ada bantuan atau realisasi Musrenbang sebelumnya, tapi tidak ada laporan atau koordinasi kepada pihak Kelurahan,” terangnya.

“Butuh kerjasama antara Dewan, Bapeda, dan instansi terkait, agar sama-sama menggiring hasil usulan Musrenbang ini.”

“Sehingga banyak RT-RT atau warga-warga yang mengatakan tidak ada bantuan atau realisasi dari hasil musrenbang itu dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia meminta, agar para pihak terkait untuk menginformasikan dan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan, apabila ada bantuan atau aspirasi yang berasal dari usulan Musrenbang yang akan diberikan kepada masyarakat Siantan Hulu ini.

“Kalau bisa para dewan dalam merealisasikan aspirasinya jika itu usulan Musrenbang, mohon diinformasikan dan bekerjasama dengan pihak Kelurahan.”

“Biar masyarakat tahu bahwa usulan pada Musrenbang ini ada hasilnya,” pungkasnya.

Pada Musrenbang kali ini, Muliawan mengatakan rata-rata masyarakat mengusulkan tentang pembangunan sarana dan prasarana. Selain itu, masyarakat juga banyak mengusulkan terkait bantuan-bantuan masalah sosial,.

Baca Juga:  Reposisi Perjuangan Kartini

“Rata-rata masyarakat mengusulkan tentang sarana dan prasarana, seperti jalan dan drainase,” ucapnya.

“Sekarang juga lagi fokus soal stunting, seperti bantuan balita, dll. Ada juga soal bantuan melalui program sistem layanan dan rujukan terpadu (SLRT).”

“SLRT ini macam-macam, semua keluhan masyarakat lewat ini. Macam pengobatan, penanganan stunting, bantuan lansia, bedah rumah juga bisa, dan masalah-masalah sosial lainnya,” tutupnya. ***

 

Editor: Hedi