Festival ditiadakan, Meriam Karbit Tetap Hiasi Kota Pontianak

Pontianak, Beritaborneo.id Festival meriam karbit adalah sebuah festival yang dilaksanakan di kalimantan barat tepatnya di pesisir sungai kapuas, beberapa minggu sebelum perayaan hari Raya Idul fitri. Wakot Pontianak tahun ini kembali ditiadakan.

“Kalau masyarakat ingin memainkan meriam karbit silakan, tetapi tahun ini kita tidak menggelar festival seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis (15/4).

Sejak awal pandemi COVID-19, yakni tahun 2020 festival yang banyak menyedot perhatian masyarakat ini sementara ditiadakan. Langkah itu diambil sebagai upaya mencegah kerumunan orang di tengah kondisi pandemi COVID-19, katanya.

“Insya Allah tahun depan kita akan gelar supaya lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Meski permainan rakyat yang dimainkan di tepian Sungai Kapuas ini diperkenankan, namun Edi berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir.

Menurutnya, apabila ada warga yang merasa sakit atau tidak enak badan, sebaiknya tidak ikut memainkan atau menyaksikan permainan berbahan bakar karbit tersebut.

“Artinya warga masyarakat yang merasa sakit, kalau bisa jangan memaksakan diri untuk datang nonton atau berkerumun. Sebaiknya istirahat di rumah saja untuk mengembalikan stamina,” himbaunya.

Mudah-mudahan tahun depan bisa dirayakan kembali dan bisa menghiasi malam hari Idul Fitri sehingga ciri khas kota Pontianak tetap ada selalu menjadi budaya.

 

 

***