Fokmas Berharap Pemerintah Bisa Optimalkan Pengawasan Bantuan Banjir

Sekadau,Beritaborneo.id – Hampir tiga pekan banjir melanda Kabupaten Sekadau dan empat kabupaten lainnya seperti, Sanggau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu bantuan kepada korban banjir terus masuk dari berbagai elemen manapun, baik itu dari Komunitas, Organisasi, maupun Pemerintah. (12/11/2021)

Tidak terkecuali mahasiswa yang juga turut andil dalam memberikan perhatian serta bantuan kepada korban-korban banjir yang ada di Kabupaten Sekadau.

Melalui berbagai upaya dan strategi mahasiswa bersinergi untuk bisa meringankan beban para masyarakat yang terdampak banjir walau ditengah-tengah padatnya jadwal perkuliahan yang mereka jalani.

Rahmat Hidayah, selaku ketua umum Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Sekadau mengatakan, bantuan-bantuan yang ingin disalurkan kepada masyarakat perlu juga dilakukan pengawasan yang intensif agar tidak terjadinya kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat hanya karena ketidak merataan dalam pembagian bantuan tersebut.

“Kita sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh para relawan baik dari elemen manapun yang ikut andil memberikan bantuan kepada korban banjir, dan ini adalah duka kita bersama,” Tuturnya.

Sslain itu, menurut Rahmat, dalam menyalurkan bantuan sebagai bentuk niat baik dari para relawan juga perlu dilakukan pengawasan yang intensif terutama oleh pemerintah daerah terkait.

“Perlu adanya peran intensif pemerintah dalam melakukan pengawasan penyaluran bantuan yang dilakukan oleh elemen-elemen terkait,” Terangnya.

Dimana,  lanjutnya , hal ini sebagai upaya Untuk meminimalisir kecemburuan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, jangan sampai ditengah bencana seperti ini masih ada situasi perpecahan di tengah masyarakat hanya karena masalah bantuan.

Tensitas hujan yang terus naik membuat ratusan bahkan ribuan rumah masyarakat di tiga kecamatan meliputi Kecamatan Sekadau Hilir, Belitang Hilir, Belitang terus memasuki situasi terparah yang terdampak banjir di Kabupaten Sekadau.

Baca Juga:  Koalisi Pemuda Kalbar Gelar Seminar Isu Kekerasan Seksual di Kampus

“Masyarakat harus berhati-hati dan diharapkan untuk mengungsi ke tempat pengungsian terdekat, yang sudah disediakan tim relawan maupun pemerintah setempat, ” Ungkapnya.

Dhemas Okto J.P Wakil Ketua II Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Sekadau menambahkan, “dalam keadaan seperti ini  masyarakat sangat dibutuhkan kerjasama agar kebijakan dan langkah yang diambil oleh pemerintah bisa berjalan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” Imbuhnya.

Terlihat Sampai saat ini banjir di Kabupaten Sekadau masih stabil, debit air masih belum menunjukkan tanda-tanda adanya penurunan.