Berita  

Israel Kembali Bentrok dengan Palestina di Bulan Ramadan

AP Photo/Mahmoud Illean

Jakarta, Beritaborneo.id Sedikitnya 57 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi Israel di dalam kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem pada Jumat, 22 April 2022. Kekerasan berlanjut di bulan suci Ramadan di Masjid Al Aqsa yang juga merupakan situs dihormati oleh Yahudi.

Dalam sudut pandang umat Muslim, Nabi Muhammad diangkat ke Sidratul Muntaha dalam peristiwa Isra’ Mi’raj dari tempat ini setelah sebelumnya dibawa dari Masjid Al Haram di Mekkah. Masjid Al Aqsha juga menjadi kiblat umat Islam generasi awal hingga tujuh belas bulan setelah hijrah sampai kemudian dialihkan ke Ka’bah di Masjidil Haram.

Israel mengklaim dua ditembakkan dari Gaza, satu gagal dan satu lagi menghantam perbatasan tanpa kerusakan. Penembakan roket itu merupakan insiden ketiga minggu ini.

Masjid Al Aqsa berdiri di atas daratan tinggi Kota Tua Yerusalem Timur, yang direbut Israel dalam perang 1967. Masjid Al Aqsa dianeksasi dalam sebuah langkah yang belum mendapat pengakuan internasional.

Polisi Israel menyatakan telah melakukan intervensi ketika ratusan orang melemparkan batu dan kembang api dan mendekati Tembok Barat, tempat ibadah umat Yahudi. Seorang polisi wanita terluka oleh batu dan sebuah pohon dibakar oleh kembang api, kata polisi.

Saksi mata menyatakan polisi Israel memasuki kompleks itu setelah salat dan menembakkan peluru karet serta granat kejut ke arah kerumunan. Polisi juga menggunakan drone untuk menembakkan gas air mata.

Lonjakan kekerasan di Yerusalem telah menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya perang seperti tahun lalu antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza. “Kami akan mempertahankan Masjid Al Aqsa sekuat tenaga,” kata pejabat Hamas Mushir al-Masri dalam rapat umum di Gaza utara.

Ramadhan bertepatan dengan perayaan Paskah Yahudi tahun ini. Akibatnya banyak umat Muslim dan Yahudi yang berada di kompleks tersebut yang merupakan sisa dari dua kuil Yahudi kuno.

***