Selamat Hari Natal dan Tahun Baru

Oknum Pembina Ponpes Cabuli 3 Santri, Pelaku Kabur

  • Bagikan
Sumber: jurnalfaktual.id

Sumatera Barat, Beritaborneo.id – Polres Solok Arosuka menetapkan oknum pembina asrama santri di salah satu Pondok Pesantren Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat sebagai tersangka kasus sodomi terhadap anak di bawah umur.

 

Pembina asrama santri, berinisial MS, berusia 29 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka kasus sodomi.

 

Saat ini polisi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi, serta melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan Pondok Pesantren, para korban dan orang tua korban kasus sodomi tersebut.

 

“kami sudah gelar perkara. Hasilnya, pembina asrama santri yang berinisial MS (29) tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus sodomi terhadap anak di bawah umur,” kata Kasat Reskrim, Ipti Rifki Yudah Ersanda di Arosuka, Jumat, (11/6) di kutip dari Antara.

 

Berdasarkan hasil laporan, tiga orang anak-anak itu sudah melakukan tes visum Et Repertum.

 

“Tiga orang anak itu merupakan anak dari warga yang tempat tinggal di sekitar lingkungan asrama pondok pesantren,” ujar Ipti Rifki.

 

Tidak menutup kemungkinan jumlah korban kasus pencabulan tersebut bertambah, karena masih dalam proses penyelidikan.

 

“hasil visum sudah keluar dan berdasarkan hasil visum tersebut memang ada tanda-tanda pelecehan seksual terhadap korban. Satu orang diantaranya cukup parah yang berdampak terhadap kondisi kesehatannya,” kata Rifki.

 

Modus pencabulan yang dilakukan MS tersebut, yakni mengajak korban dan di iming-imingi bermain gadget dan game. Kemudian tindakan pencabulan dilakukan di asrama pondok pesantren.

 

“Tersangka MS meminjamkan gadjet miliknya kepada sang korban, kemudian korban di iming-imingi main game,” ungkapnya.

 

Namun, sayangnya tersangka diketahui melarikan diri.

 

“Keberadaan tersangka belum diketahui karena dugaan besar pelaku melarikan diri ke luar provinsi,”kata Rifki.

 

Kendati demikian, pihaknya akan terus berupaya dan sesegera mungkin menangkap tersangka MS (29) tersebut.

 

Sumber: Indozone.id

  • Bagikan
Ini terletak pada bagian bawah halaman, sebelum footer