OMG Kalbar Dorong Masyarakat Desa Merpati Punya Produk Unggul Dari Jeruk

SAMBAS, BERITABORNEO.ID – Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Kabupaten Sambas pada Sabtu 24 September 2022, telah melaksanakan kegiatan berupa Workshop dengan tema “Pengolahan tepung jeruk berbasis Gluten Free” yang berlangsung di Dusun Pauh Desa Merpati , Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas.

Pemilihan kegiatan tersebut dilatarbelakangi isu-isu atau masalah yang dihadapi para petani jeruk khususnya warga desa Merpati, yang notabenenya 80 sampai 90% adalah petani jeruk.

Para petani mengeluhkan terkait market atau pemasaran yang dianggap hanya bisa stuck di agen atau pengepul saja. Hal tersebut menjadi masalah lantaran ketika panen raya berlangsung dan buah jeruk yang dipanen berlimpah para pengepul atau agen mulai membanting harga menjadi rendah membuat petani sulit untuk mendapat untung atau bahkan mengembalikan modal.

Berangkat dari masalah-masalah tersebut relawan Orang Muda Ganjar (OMG) kabupaten Sambas ingin turut serta dalam memberikan solusi dan mencari cara agar industri jeruk di desa Merpati dapat dikembangkan.

Dengan diberlangsungkannya kegiatan pelatihan Pengolahan tepung jeruk berbasis Gluten Free diharapkan dapat menjawab permasalahan para petani tersebut. Warga desa merpati yang tergabung dari para pemuda dan petani sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini, hal tersebut disampaikan oleh kepala desa Merpati

Kepala desa (Kades) Merpati Adi Saputra mengungkapkan bahwasannya pihak desa sangat senang dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh orang muda Ganjar di desa merpati dusun Pauh. Beliau juga mengungkapkan inovasi dalam pelatihan seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami sangat senang dan terbuka untuk kegiatan-kegiatan seperti ini, dan bahkan inilah yang memang kami perlukan karena warga disini Mayoritasnya adalah petani dan yang menjadi musuh petani ini adalah harga jual dari buah yang mereka tanam”

Baca Juga:  Wakil Walikota Pontianak Bahasan, Menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Koordinator Wilayah Provinsi Kalimantan Barat Steper Vijay dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat dalam mengolah kulit jeruk. Dengan adanya pengetahuan baru yang didapatkan nantinya masyarakat akan mampu membuat olahan dari jeruk dan tidak hanya di jual buahnya saja, melainkan mempunyai olahan lebih tinggi daripada buah jeruk yang biasa di jual serta kita ingin melalui kegiatan ini masyarakat mampu menciptakan olahan prodak unggul desa.

“Melalui kegiatan pelatihan pengolahan tepung jeruk kita laksanakan ini, pertama memberikan ilmu pengetahuan dan inovasi baru sehingga nantinya kita bisa mendorong masyarakat desa merpati dusun Pauh Kabupaten Sambas mempunyai prodak unggulan desa berbahan dasar jeruk,” ungkapnya.

Vijay juga menambahkan kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat desa Merpati untuk mempunyai produk unggulan dari jeruk. Sehingga mampu betul-betul meningkatkan perekonomian masyarakat dan menjadi identitas masyarakat desa Merpati dusun Pauh.

“Setelah kegiatan ini kita akan terus mendampingi dan terus mendorong masyarakat yang ingin bersama-sama dalam pengembangan prodak unggul desa yang nantinya desa Pauh dusun merpati dapat menjadi contoh untuk masyarakat sambas secara luas,” Vijay.

Tak hanya tepung, namun banyak produk yang dapat dihasilkan dari bahan jeruk yang baru diketahui para warga, disana diajarkan proses pembuatan tepung, jelly, sirup, sabun, masker dan banyak lagi dengan bahan bakunya adalah dari jeruk yang mereka tanam sendiri oleh petani jeruk. Semua warga juga kebagian merasakan nikmatnya biskuit dan jelly dari bahan kulit jeruk (tepung) membuat para warga berminat untuk mencoba membuatnya sendiri dirumah.