Wacana atau Dramatisasi Agenda, Goedang literasi Sambas Gandeng Rumah kejuangan Gelar Diskusi 

Sambas, Beritaborneo.id – Goedang literasi Sambas Gandeng Rumah kejuangan Gelar Diskusi Publik bertemakan “Presiden 3 Periode, Wacana atau Dramatisasi Agenda. Goedang Fenomena Cafe, Sabtu (09/4/22).

Diskusi tersebut membahas mengenai isu-isu nasional yang sangat heboh beberapa pekan ini. Diantaranya wacana dan penundaan Pemilu.

Yuliansah Ketua ICMI Orda Sambas mengatakan semangkin lama pemimpin suatu negara maka kemungkinan akan semakin korup.

“Isu terkait penundaan pemilu dan penambahan masa jabatan karena turun nya nilai ekonomi di Indonesia sangat bertolak belakang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan tidak selesai nya permasalahan ekonomi dari masa ke masa. Mahasiswa harus idealis, jika ia prokmatis atau hilangnya idealis terhadapnya maka hilang lah identitas pakaian mereka sebagai mahasiswa dan stop wacana penambahan masa pemimpinan.

Hafidz selaku Founder Rumah kejuangan menegaskan Mahasiswa harus lebih jeli apa saja yang dilakukan pemerintah.

“Para mahasiswa harus lebih jeli terhadap apa saja yang dilakukan pemerintah. para mahasiswa harus lebih berfikir kedapan dan lakukan pergerakan serta sikap tegas terhadap isu penambahan 3 periode karena belum ada sikap tegas untuk menolak masa jabatan 3 periode,” tegasnya.

Diakhir diskusi Gali Gusmawan Ketua DPC Sambas menilai Isu 3 Periode bukan dramatisasi melainkan akan terealisasi.

“Isu 3 periode bukan suatu dramatisasi melaikan suatu hal yang akan terealisasikan dan menolak presiden 3 periode,” tutup Gali

 

(Red)